Kapolres Salatiga Tugaskan Polisi Virtual Guna Antisipasi Penyebaran Hoax di Salatiga


Kapolres Salatiga, AKBP Rahmad Hidayat saat bersama sejumlah awak media dan anggota Polres Salatiga.

SALATIGA--Kapolres Salatiga, AKBP Rahmad Hidayat mengatakan, pihaknya telah menugaskan anggota khusus sebagai Polisi Virtual. Hal ini ia ungkapkan di depan sejumlah wartawan dalam acara ramah tamah sekaligus perkenalan pejabat baru di lingkungan Polres Salatiga, Rabu (10/3) siang.


Dalam acara yang digelar di Rumah Makan Mina Kencana tersebut Rahmad menjelaskan bahwa saat ini anggota yang bertugas sebagai polisi virtual memantau pergerakan media sosial di wilayah Kota Salatiga.

"Sebagai kota yang baru saja mendapatkan predikat paling toleran nasional, Salatiga memiliki karakteristik netizen yang cenderung cerdas dan tak mudah termakan berita hoax. Namun demikian, kami tetap melakukan pemantauan melalui polisi virtual terkait dengan unggahan netizen di Salatiga," jelasnya.

Rahmad berharap, predikat kota toleran menjadi pemicu semangat bagi semua pihak untuk menjaga kondusifitas Kota Salatiga. Terkait hal ini, Rahmad juga menganggap wartawan sebagai partner strategis dalam usaha penyebaran informasi yang benar di masyarakat.

"Jadi semangat kita bersama, kami juga menganggap rekan-rekan wartawan sebagai partner strategis dalam penyampaian informasi publik yang benar. Karena saat ini, media sosial menjadi rentan menimbulkan konflik apabila tidak ada fungsi pengawasan dan ke berimbangan informasi," terang Rahmad.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Rahmad juga memperkenalkan tiga pejabat baru di lingkungan mapolres. AKP Hari Slamet Triyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Sabhara Polres Salatiga kini menempati jabatan baru sebagai Kasubag Humas Polres Salatiga.

Selanjutnya, Kasat Sabhara Polres Salatiga kini dijabat oleh AKP Tourakhman yang beberapa tahun lalu pernah menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Salatiga. Posisi Kasat Lantas Polres Salatiga, kini dijabat oleh Alumni Akpol 2009, AKP Sopian Rahmadiyanto. (Red/UCP)
Lebih baru Lebih lama