Menjemput Jalan Taubat, Warga Binaan Rutan Salatiga Tekun Belajar Iqro

Sejumlah warga binaan Rutan Salatiga belajar membaca iqro di halama rutan, Rabu (24/2) siang.



SALATIGA,Pojoktani.com--Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Salatiga terus berkomitmen memberikan pembinaan terbaik bagi para warga binaannya. Salah satu bentuk pembinaan tersebut adalah mewajibkan para warga binaan yang beragama Islam untuk belajar membaca Alquran.


Memang ada beberapa warga binaan yang sudah bisa membaca Al Quran. Namun demikian, banyak juga yang sama sekali belum bisa membaca dan memahami huruf-huruf dalam Al Quran. Terkait hal ini, petugas pembinaan dan pelayanan tahanan melakukan bimbingan belajar membaca Iqro bagi warga binaan tiga kali dalam sepekan.


Seperti terlihat pada Rabu (24/2) siang. Pembina kerohanian rutan, Parjono, dengan sabar membimbing sejumlah warga binaan belajar membaca iqro. 


 Salah satu warga binaan mengetes    kemampuan membaca iqro di hadapan petugas. 

"Paling tidak seminggu tiga kali. Jangan sampai di tempat terbatas ini, mereka tidak mendapatkan pelajaran ilmu agama. Ilmu agama, termasuk belajar membaca Alquran, akan menjadi bekal saat mereka bebas nanti," ungkap pria yang akrab disapa Pak Ustadz ini.


Kepala Rutan, Andri Lesmano mengaku mengapresiasi apa yang dilakukan oleh para petugas kerohanian tersebut. Hal ini, ungkap Andri, dapat menjadi jalan hidayah bagi para warga binaan dan bekal ketika mereka bebas nanti. " Semoga menjadi jalan pertaubatan bagi para warga binaan. Saya sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini dan berharap akan terus dilakukan di rutan ini," pungkasnya. (Red/UCP)

Lebih baru Lebih lama