ASIMILASI NAPI : Sujud Syukur, Enam Warga Binaan Rutan Salatiga Jalani Asimilasi di Rumah

Enam Warga Binaan Rutan Salatiga Sujud Syukur di depan pintu rutan setelah dibebaskan untuk menjalani asimilasi di rumah masing-masing pada Jumat (19/2).
 (Foto : istimewa)


Laporan : Indra W

SALATIGA, Pojoktani.com - Enam orang Warga Binaan (WBP) Rutan Salatiga dibebaskan dan menjalani asimilasi rumah. Mereka secara resmi keluar dari rutan pada Jumat (19/02), kemarin.

Kepala Rutan Salatiga, Andri Lesmano mengatakan, program Asimilasi Rumah merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI No.32 Tahun 2020 tentang Syarat dan Tatacara Pemberian Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, Cuti Bersyarat dan Cuti Menjelang Bebas bagi Narapidana dan Anak dalam rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.

"Narapidana yang mendapat asimilasi rumah sudah memenuhi persyaratan dan seleksi ketat. Diantaranya sudah menjalani setengah masa pidana, bukan merupakan residivis, tidak pernah melanggar aturan di dalam Rutan, telah menjalani program pembinaan kepribadian maupun kerohanian serta bukan pelaku pidana yang terjerat perkara Perlindungan Anak,  Pencurian dengan kekerasan, Kesusilaan dan beberapa perkara lainnya," Ujarnya.

Sementara itu Kepala subsi pelayanan tahanan Ruwiyanto menambahkan sebelum dilaksanakan pengeluaran asimilasi terlebih dahulu diberikan pengarahan oleh pihak Kepolisian Resor Salatiga dan dilaporkan ke Balai Pemasyarakatan dan penyerahan kepada pihak keluarga.

"Sehingga nantinya setelah menjalani asimilasi rumah ini diharapkan mereka tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum lagi dan tetap menjalankan instruksi pemerintah dalam pencegahan Covid 19," pungkas Ruwiyanto. (Red/GCP)


Lebih baru Lebih lama